Politik

Dokumen Rahasia Ditemukan di Rumah Biden, Jaksa Khusus Akan Selidiki

20 Januari
68
340ribu

Jaksa Agung Amerika Serikat (AS) Merrick Garland menunjuk seorang jaksa khusus yang akan menyelidiki temuan dokumen rahasia negara yang disimpan secara tidak tepat di kediaman dan bekas kantor Presiden Joe Biden. Penyelidikan itu bertujuan mencari tahu apakah ada pelanggaran hukum terkait hal tersebut.

Seperti dilansir Reuters, Jumat (13/1/2023), penunjukan jaksa khusus ini mengingatkan pada kasus serupa yang menjerat mantan Presiden Donald Trump, ketika dokumen-dokumen rahasia juga ditemukan di kediamannya setelah dia tidak lagi menjabat Presiden AS.

Penyelidikan itu dinilai akan menjadi gangguan bagi Biden, yang sebelumnya mengkritik cara Trump menangani dokumen rahasia. Kasus ini juga bisa membayangi Biden yang bersiap menghadapi pemilu 2024.

Dalam pernyataannya, Garland mengumumkan Robert Hur yang menjabat sebagai jaksa federal top di Maryland pada era pemerintahan Trump, sebagai penasihat khusus dalam penyelidikan itu.

Seorang pria yang menjadi lebih kurus 32 kg membuat kagum seluruh negara dengan resepnya: Tanpa diet, saat perut kosong dia hanya minum yang hangat...
21 Agt
613
3juta

Disebutkan Garland bahwa Hur akan bertindak sebagai jaksa kuasi-independen untuk menentukan apakah dokumen-dokumen rahasia dari era Biden menjabat Wakil Presiden AS, yang disimpan secara tidak tepat di kediaman Biden di Delaware dan di bekas kantornya yang ada di gedung think-tank di Washington.

Dalam pernyataannya, Gedung Putih juga menyatakan akan bekerja sama dengan penyelidikan yang dilakukan.

"Kami meyakini bahwa peninjauan menyeluruh akan menunjukkan bahwa dokumen-dokumen itu salah tempat secara tidak disengaja, dan Presiden dan pengacaranya segera bertindak setelah menemukan kesalahan ini," tutur pengacara Gedung Putih Richard Sauber dalam pernyataannya.

Lihat! Ternyata Inilah Musuh Terbesar Diabetes!
19 Agt
252
1juta

Garland menegaskan bahwa Hur akan menyelidiki 'apakah ada orang atau entitas yang melanggar hukum' terkait hal itu.

Gedung Putih, dalam pernyataannya, menjelaskan bahwa Biden tidak mengetahui isi dokumen-dokumen rahasia itu. Disebutkan juga oleh Gedung Putih bahwa sejumlah material rahasia ditemukan di dalam garasi dan sebuah ruangan di dekatnya yang ada di kediaman Biden.

Dengan adanya kasus ini, Biden dan Trump sekarang sama-sama menghadapi penyelidikan dari jaksa khusus, yang biasanya ditunjuk untuk kasus-kasus sensitif demi memastikan independensi dari kepemimpinan Departemen Kehakiman. Namun menurut para pakar hukum, kasus keduanya tidaklah sama.

Gedung Putih menjelaskan bahwa pengacara Biden menemukan sejumlah kecil dokumen rahasia dan segera menyerahkannya kepada otoritas berwenang. Sementara Trump menolak untuk melakukan hal yang sama hingga FBI menggeledah kediamannya pada Agustus lalu dan menemukan 100 dokumen rahasia.

Tidak punya gigi - pakai veneer yang nyaman!
19 Agt
492
2juta

"Faktanya sangat berbeda. Satu-satunya kesamaan adalah ada dokumen rahasia yang dibawa keluar dari Gedung Putih ke tempat lainnya," jelas kepala Penasihat Keamanan Nasional, sebuah firma hukum, Kel McClanahan.

Lebih lanjut, Garland menyatakan bahwa penunjukan jaksa khusus diperlukan dalam kasus Biden untuk menunjukkan komitmen Departemen Kehakiman AS terhadap independensi dan akuntabilitas.

Orang yang Mengalami Sakit Lutut dan Pinggul Harus Membaca Ini
19 Agt
673
3juta

"Penunjukan ini menggarisbawahi komitmen publik dari departemen terhadap independensi dan akuntabilitas dalam hal-hal yang sangat sensitif, dan untuk membuat keputusan yang hanya dipandu oleh fakta dan hukum," jelas Garland dalam konferensi pers.

Hur, dalam pernyataannya, menegaskan dirinya akan melakukan penyelidikan yang tidak memihak.




Politik

Dokumen Rahasia Ditemukan di Rumah Biden, Jaksa Khusus Akan Selidiki

20 Januari
68
340ribu

Jaksa Agung Amerika Serikat (AS) Merrick Garland menunjuk seorang jaksa khusus yang akan menyelidiki temuan dokumen rahasia negara yang disimpan secara tidak tepat di kediaman dan bekas kantor Presiden Joe Biden. Penyelidikan itu bertujuan mencari tahu apakah ada pelanggaran hukum terkait hal tersebut.

Seperti dilansir Reuters, Jumat (13/1/2023), penunjukan jaksa khusus ini mengingatkan pada kasus serupa yang menjerat mantan Presiden Donald Trump, ketika dokumen-dokumen rahasia juga ditemukan di kediamannya setelah dia tidak lagi menjabat Presiden AS.

Penyelidikan itu dinilai akan menjadi gangguan bagi Biden, yang sebelumnya mengkritik cara Trump menangani dokumen rahasia. Kasus ini juga bisa membayangi Biden yang bersiap menghadapi pemilu 2024.

Dalam pernyataannya, Garland mengumumkan Robert Hur yang menjabat sebagai jaksa federal top di Maryland pada era pemerintahan Trump, sebagai penasihat khusus dalam penyelidikan itu.

Seorang pria yang menjadi lebih kurus 32 kg membuat kagum seluruh negara dengan resepnya: Tanpa diet, saat perut kosong dia hanya minum yang hangat...
21 Agt
613
3juta

Disebutkan Garland bahwa Hur akan bertindak sebagai jaksa kuasi-independen untuk menentukan apakah dokumen-dokumen rahasia dari era Biden menjabat Wakil Presiden AS, yang disimpan secara tidak tepat di kediaman Biden di Delaware dan di bekas kantornya yang ada di gedung think-tank di Washington.

Dalam pernyataannya, Gedung Putih juga menyatakan akan bekerja sama dengan penyelidikan yang dilakukan.

"Kami meyakini bahwa peninjauan menyeluruh akan menunjukkan bahwa dokumen-dokumen itu salah tempat secara tidak disengaja, dan Presiden dan pengacaranya segera bertindak setelah menemukan kesalahan ini," tutur pengacara Gedung Putih Richard Sauber dalam pernyataannya.

Lihat! Ternyata Inilah Musuh Terbesar Diabetes!
19 Agt
252
1juta

Garland menegaskan bahwa Hur akan menyelidiki 'apakah ada orang atau entitas yang melanggar hukum' terkait hal itu.

Gedung Putih, dalam pernyataannya, menjelaskan bahwa Biden tidak mengetahui isi dokumen-dokumen rahasia itu. Disebutkan juga oleh Gedung Putih bahwa sejumlah material rahasia ditemukan di dalam garasi dan sebuah ruangan di dekatnya yang ada di kediaman Biden.

Dengan adanya kasus ini, Biden dan Trump sekarang sama-sama menghadapi penyelidikan dari jaksa khusus, yang biasanya ditunjuk untuk kasus-kasus sensitif demi memastikan independensi dari kepemimpinan Departemen Kehakiman. Namun menurut para pakar hukum, kasus keduanya tidaklah sama.

Gedung Putih menjelaskan bahwa pengacara Biden menemukan sejumlah kecil dokumen rahasia dan segera menyerahkannya kepada otoritas berwenang. Sementara Trump menolak untuk melakukan hal yang sama hingga FBI menggeledah kediamannya pada Agustus lalu dan menemukan 100 dokumen rahasia.

Tidak punya gigi - pakai veneer yang nyaman!
19 Agt
492
2juta

"Faktanya sangat berbeda. Satu-satunya kesamaan adalah ada dokumen rahasia yang dibawa keluar dari Gedung Putih ke tempat lainnya," jelas kepala Penasihat Keamanan Nasional, sebuah firma hukum, Kel McClanahan.

Lebih lanjut, Garland menyatakan bahwa penunjukan jaksa khusus diperlukan dalam kasus Biden untuk menunjukkan komitmen Departemen Kehakiman AS terhadap independensi dan akuntabilitas.

Orang yang Mengalami Sakit Lutut dan Pinggul Harus Membaca Ini
19 Agt
673
3juta

"Penunjukan ini menggarisbawahi komitmen publik dari departemen terhadap independensi dan akuntabilitas dalam hal-hal yang sangat sensitif, dan untuk membuat keputusan yang hanya dipandu oleh fakta dan hukum," jelas Garland dalam konferensi pers.

Hur, dalam pernyataannya, menegaskan dirinya akan melakukan penyelidikan yang tidak memihak.

👉 Rekomendasi
Semua berita